"Nuun, Walqalami Wamaa Yasturuun": PR IPM MTs M 08 Sidokelar Ajak Persahabatan Sportif ke MTs M 20 Menongo, Ajang ASBO Pererat Ukhuwah Pelajar Muhammadiyah
Lamongan, SimpulNews – Semangat ukhuwah Islamiyah dan silaturahmi antar-organisasi pelajar Muhammadiyah kembali digaungkan melalui inisiatif Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PR IPM) MTs M 08 Sidokelar. Melalui surat resmi bernomor A.I-XVI/PR IPM-03/2026 tertanggal 03 September 2026 M / 21 Rabi'ul Awal 1448 H, organisasi yang dipimpin oleh Ketua Umum Rofidatul Izzah dan Sekretaris Umum Keisya Qaireen Thohira Aqeela ini secara formal mengajukan permohonan persahabatan kepada PR IPM MTs Muhammadiyah 20 Menongo. Kegiatan yang merupakan realisasi dari program kerja bidang ASBO (Aktivitas, Sportivitas, Bakat, dan Organisasi) ini rencananya akan digelar pada Ahad, 20 September 2026, bertempat di halaman MTs Muhammadiyah 20 Menongo, mulai pukul 07.00 WIB hingga selesai.
Persahabatan Sportif Berbasis Program Kerja ASBO
Inti dari kegiatan ini adalah pelaksanaan kegiatan persahabatan yang tidak hanya sekadar ajang kompetisi olahraga, melainkan manifestasi dari nilai-nilai Islam dan kemuhammadiyahan. Surat permohonan yang ditutup dengan salam penutup "Nuun, walqalami wamaa yasturuun" menegaskan bahwa acara ini dilandasi oleh semangat ilmu pengetahuan dan akhlak mulia. Bidang ASBO dipilih sebagai wadah karena mampu mengakomodasi pengembangan bakat, menjaga kesehatan fisik, dan sekaligus mempererat tali persaudaraan antar-ranting IPM di wilayah Sukodadi. Ini adalah bukti bahwa organisasi pelajar Muhammadiyah tidak hanya aktif dalam kajian keislaman, tetapi juga dinamis dalam aktivitas positif yang membangun karakter generasi muda.
Dua Ranting IPM Bersatu dalam Sportivitas
Protagonis utama dalam event ini adalah dua entitas organisasi pelajar yaitu PR IPM MTs M 08 Sidokelar sebagai pihak pengundang/inisiator, dan PR IPM MTs M 20 Menongo sebagai tuan rumah yang diharapkan dapat menerima permohonan tersebut. Kepengurusan periode XIII dari kedua ranting, yang ditandai dengan tanda tangan Ketua Rofidatul Izzah dan Sekretaris Keisya Qaireen Thohira Aqeela serta stempel resmi, menunjukkan keseriusan dan legalitas administrasi kegiatan ini. Peserta nantinya akan terdiri dari anggota IPM dari kedua madrasah yang akan bertanding dalam berbagai cabang olahraga sesuai kategori Putra (PA) dan Putri (PI).
Permohonan 3 September, Pelaksanaan 20 September 2026
Timeline kegiatan telah disusun dengan rapi. Surat permohonan dikirimkan pada awal bulan, tepatnya 3 September 2026, memberikan waktu cukup bagi tuan rumah untuk melakukan persiapan internal dan koordinasi teknis. Puncak acara dijadwalkan pada Ahad, 20 September 2026, memilih hari libur agar tidak mengganggu Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di sekolah. Pemilihan hari Ahad juga strategis untuk memaksimalkan partisipasi anggota dan memungkinkan acara berjalan santai namun tetap khidmat sesuai nilai-nilai persaudaraan.
Mewujudkan Ukhuwah Melalui Olahraga dan Organisasi
Mengapa kegiatan persahabatan ini penting? Karena dalam ekosistem gerakan Muhammadiyah, kekuatan organisasi tidak hanya diukur dari jumlah anggota, tetapi dari kualitas hubungan antar-ranting. Kegiatan ASBO seperti ini berfungsi sebagai ice breaking yang efektif, menghilangkan sekat-sekat formalitas, dan menciptakan memori kolektif yang positif di kalangan pelajar. Lebih jauh, ini adalah implementasi dari hadis tentang pentingnya saling mengenal (ta'aruf) dan berlomba-lomba dalam kebaikan. Dengan berkompetisi secara sportif, siswa belajar menghargai lawan, mengelola emosi, dan bekerja sama—kompetensi soft skill yang krusial di era modern.
Jadwal Padat dari Futsal hingga Atletik
Bagaimana teknis pelaksanaannya? Berdasarkan lampiran jadwal yang disahkan, acara akan berlangsung sangat terstruktur meski padat:
1. Pembukaan (07.00-08.00): Upacara pembukaan yang likely mencakup sambutan ketua panitia dan tuan rumah, serta doa bersama.
2. Sesi Kompetisi Pagi (08.00-10.00): Dimulai serentak dengan Futsal PA dan Voli PI (08.00-08.35), dilanjutkan Catur PA/PI (08.35), dan Bulutangkis PA (09.30-10.00). Variasi cabang olahraga ini memastikan semua minat bakat siswa terakomodasi.
3. ISHOMA (12.40): Istirahat, Salat, dan Makan bersama menjadi momen penting untuk interaksi sosial non-kompetitif.
4. Sesi Kompetisi Siang (12.50-Ashar): Lanjut dengan Voli PA, Bulutangkis PI, dan ditutup dengan Atletik yang biasanya menjadi ajang ketahanan fisik dan semangat juang tertinggi.
5. Penutupan (15.10): Pengumuman pemenang, pembagian hadiah, dan sesi foto bersama sebagai kenang-kenangan persahabatan.
Dari Lapangan Olahraga Menuju Lapangan Perjuangan Dakwah
Surat permohonan persahabatan ini bukan sekadar dokumen administratif; ia adalah simbol kematangan berorganisasi di tingkat ranting. Ketika pelajar Muhammadiyah mampu mengelola event dengan sistematis, komunikatif, dan berlandaskan nilai-nilai Islam, maka mereka sedang berlatih menjadi pemimpin masa depan yang kompeten dan berakhlak.
Kepada PR IPM MTs M 20 Menongo: sambutlah uluran tangan persaudaraan ini dengan hangat. Jadikan lapangan MTs M 20 Menongo sebagai ladang amal jariyah berupa silaturahmi. Kepada seluruh peserta: menangkan pertandingan dengan fair play, tapi yang lebih utama adalah memenangkan hati saudara se-organisasi. Karena sejatinya, musuh kita bukanlah tim lawan di seberang net atau gawang, melainkan hawa nafsu dan perpecahan umat. Selamat bersahabat, wahai para pelajar Muhammadiyah!(Sami'an)