Pemerintah Kota Medan Rehabilitasi Total Puskesmas Helvetia Guna Tingkatkan Pelayanan - SimpulNews

Medan, SimpulNews - Pemerintah Kota Medan melaksanakan rehabilitasi total terhadap bangunan Puskesmas Helvetia untuk menunjang efektivitas serta kenyamanan layanan bagi 250 hingga 300 warga yang berkunjung setiap harinya. Penataan secara menyeluruh ini mencakup area laboratorium, ruang pelayanan, lobi, ruang tunggu, hingga fasilitas ruang ramah anak.

Dalam hal ini pemerintah kota Medan menargetkan seluruh rangkaian rehabilitasi maupun pembangunan gedung puskesmas baru di Medan, termasuk Puskesmas Helvetia, dapat selesai sepenuhnya pada akhir tahun ini.
Sepanjang kegiatan fisik berlangsung, seluruh layanan medis Puskesmas Helvetia dialihkan untuk sementara waktu ke Puskesmas Pembantu (Pustu) Dwikora di Jalan Setia Luhur serta Pustu Tanjung Gusta di Jalan Puskesmas.

Berdasarkan proses pengerjaan berjalan lancar, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas ikut memantau langsung proyek yang berlokasi di Jalan Kemuning, Kecamatan Medan Helvetia tersebut pada Selasa (29/9/2026). Saat mengitari area bangunan, Rico Waas mengamati secara rinci ruangan yang akan diperbaiki, meliputi poli umum, lobi, laboratorium, ruang klinik, ruang tunggu, serta fasilitas anak.

“Rehabnya rehab besar. Pembangunan ini kita tata ulang kembali supaya lebih nyaman dan ruangan-ruangannya itu lebih bisa dimanfaatkan dengan baik,” pungkas, Rico Waas.

Rico Waas menjelaskan bahwa tingginya angka kedatangan pasien menuntut ketersediaan area pelayanan yang memadai. Area poli umum rencananya diperluas demi memperlancar koordinasi dan komunikasi bagi delapan dokter bertugas, begitu pula dengan laboratorium yang diperlebar karena kapasitas lama dianggap kurang mencukupi untuk menampung volume kunjungan harian.

“Poli umumnya dibutuhkan, kalau bisa ruangannya lebih besar karena di situ biar ada komunikasi, koordinasi dengan delapan dokter lainnya bisa lebih efektif. Nah, ini kita cari solusinya,” tambahnya.
Adapun proyek perbaikan ini turut menyasar penataan alur keluar-masuk pengunjung serta fasilitas ruang tunggu yang sebelumnya hanya mengandalkan area selasar sempit. Lewat perbaikan ini, pihak pengerjaan menyiapkan lobi utama beserta ruang ramah anak, sembari membenahi dan merapikan kembali deretan ruang klinik.

Walaupun tetap dipertahankan dengan struktur dua lantai, tata letak interior Puskesmas Helvetia diatur ulang agar tiap ruangan berfungsi lebih maksimal. Rico Waas berharap pembenahan ini mampu menghadirkan suasana lingkungan serta mutu pelayanan yang jauh lebih selesa bagi warga.

“Kita rapikan supaya wajah Puskesmas ini semakin enak dipandang. Masyarakat pun lebih nyaman juga,” jelasnya.

Terkait keterbatasan lahan parkir juga tidak luput dari perhatian pembenahan ini. Sisi belakang bangunan akan dimanfaatkan sedemikian rupa agar dapat memuat lima sampai enam unit mobil, sehingga tidak sampai mengganggu aksesibilitas lalu lalang pasien.

Puskesmas Helvetia juga disiapkan untuk memaksimalkan fasilitas instalasi gawat darurat (IGD). Rico Waas mengungkapkan bahwa operasional IGD di tempat ini diproyeksikan dapat berjalan penuh selama 24 jam.

“Ruang IGD-nya ada. Yang ini kita rencanakan juga masuk ke 24 jam,” tutupnya.

Jurnalis: Mulyadi