Dari Makodim Ponorogo, Pesan Panglima TNI: Jaga Jati Diri dan Perkuat Profesionalisme Prajurit

PONOROGO, SimpulNews – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) menjadi momentum untuk memperkuat komitmen prajurit dalam menjalankan tugas secara profesional sekaligus semakin dekat dengan masyarakat.

Semangat tersebut mengemuka dalam upacara HUT ke-81 TNI yang digelar Kodim 0802/Ponorogo di lapangan apel Makodim 0802/Ponorogo, Jalan Basuki Rahmat Nomor 38, Ponorogo, Senin (5/10/2026).

Upacara diikuti para prajurit dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kodim 0802/Ponorogo. Bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup), Komandan Kodim 0802/Ponorogo Letkol Arh Farauk Saputra, S.Sos., MMDS.
Sementara Perwira Upacara dijabat Kapten Kav Fredi selaku Pasi Pers Kodim 0802/Ponorogo, sedangkan Komandan Upacara dipercayakan kepada Kapten Cpl Wiratman, Danramil Tipe B 0802/06 Badegan.

Dalam kesempatan tersebut, Dandim membacakan amanat Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, S.E., M.Si. Amanat tersebut menekankan pentingnya seluruh prajurit tetap berpegang teguh pada jati diri TNI serta memiliki arah pengabdian yang jelas di tengah perkembangan situasi yang semakin dinamis.

Momentum HUT ke-81 TNI juga ditegaskan sebagai kesempatan untuk memperkuat tekad dalam menjaga persatuan, menegakkan kedaulatan, serta melindungi kekayaan Nusantara sebagai modal penting dalam mewujudkan Indonesia yang maju, adil, dan makmur.

Salah satu pesan utama Panglima TNI adalah agar seluruh prajurit konsisten menerapkan nilai PRIMA, yakni Profesional, Responsif, Integratif, Modern, dan Adaptif.
Nilai tersebut tidak hanya diposisikan sebagai slogan, tetapi diharapkan menjadi budaya dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Dengan demikian, PRIMA menjadi pedoman bagi prajurit dalam berpikir, bersikap, dan bertindak, termasuk dalam menghadapi perkembangan lingkungan strategis dan tantangan tugas ke depan.

TNI sendiri dalam berbagai kebijakan dan kegiatan sepanjang 2026 terus menekankan pentingnya kemampuan prajurit untuk beradaptasi terhadap perubahan. Mabes TNI menyebut transformasi organisasi, penguatan sumber daya manusia, pemanfaatan teknologi, serta peningkatan profesionalisme menjadi bagian dari upaya membangun TNI yang mampu menghadapi tantangan multidimensi.

Selain profesionalisme, kedekatan dengan masyarakat juga menjadi bagian penting dari pengabdian TNI. Dalam rangkaian HUT ke-81 TNI, Mabes TNI menyebut kebersamaan dan kedekatan dengan rakyat sebagai salah satu semangat yang terus diperkuat melalui berbagai kegiatan yang memberikan kontribusi langsung kepada masyarakat.

Konsep TNI PRIMA juga mencakup kesiapan prajurit dalam menjalankan tugas secara profesional, responsif dan adaptif. Pada sektor pembinaan internal, misalnya, TNI menempatkan kesiapan sumber daya manusia dan kesehatan prajurit sebagai bagian dari upaya mendukung pelaksanaan tugas secara optimal.

Usai pelaksanaan upacara, rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI di Kodim 0802/Ponorogo dilanjutkan dengan acara tasyakuran yang berlangsung di Gedung Paraduta Kodim 0802/Ponorogo. Kegiatan tersebut diikuti keluarga besar Kodim 0802/Ponorogo.

Peringatan HUT ke-81 TNI diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat disiplin, profesionalisme, soliditas dan semangat pengabdian prajurit dalam menjalankan amanah negara.

Dengan semangat tersebut, TNI kembali menegaskan komitmennya untuk terus hadir bersama masyarakat dan menjalankan tugas menjaga kedaulatan serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Dirgahayu TNI, 5 Oktober 1945–5 Oktober 2026. TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.”

Jurnalis: Suprapto