RESMI! PRESIDEN PRABOWO SUBIANTO LANTIK 10 MENTERI DAN WAKIL MENTERI KABINET MERAH PUTIH DI ISTANA NEGARA
JAKARTA SimpulNews - Presiden Republik Indonesia Jenderal TNI (Purn) H. Prabowo Subianto kembali melakukan penyegaran dan penguatan di tubuh Kabinet Merah Putih. Presiden resmi melantik sejumlah Menteri dan Wakil Menteri di Istana Negara, Jakarta, Kamis (01/10/2026).
Pelantikan tersebut berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 104/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri dan Wakil Menteri Negara Kabinet Merah Putih Periode Tahun 2024–2029.
Prosesi pelantikan berlangsung khidmat, diawali dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan pembacaan Keppres, dilanjutkan dengan pengambilan sumpah jabatan yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.
Berikut Daftar Lengkap Menteri dan Wakil Menteri yang Dilantik:
MENTERI KOORDINATOR:
1. Bahlil Lahadalia sebagai Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi
2. Sugiono sebagai Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK)
3. Dudung Abdurachman sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan
MENTERI:
4. Arrmanatha Christiawan Nasir sebagai Menteri Luar Negeri
5. Muhammad Sarmuji sebagai Menteri Perindustrian
WAKIL MENTERI:
6. Drajad Hari Wibowo sebagai Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian
7. Nurkholisoh Ibnu Aman sebagai Wakil Menteri Keuangan
8. Luky Alfirman sebagai Wakil Menteri Keuangan
9. Muhammad Saleh Mustafa sebagai Wakil Menteri Pertanian
10. Irwan Meilano sebagai Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan
Pernyataan Perdana Usai Dilantik:
Usai pengambilan sumpah, para menteri menyampaikan komitmennya untuk tancap gas menjalankan arahan Presiden Prabowo.
Bahlil Lahadalia (Menko Hilirisasi dan Transisi Energi) menegaskan akan menjalankan tugas sesuai mandat Presiden untuk mempercepat hilirisasi dan kedaulatan energi nasional.
"Saya akan menjalankan tugas sesuai dengan ketentuan dan mandat yang diberikan Bapak Presiden. Hilirisasi adalah kunci Indonesia menjadi negara maju," ujar Bahlil.
Sementara Sugiono (Menko PMK) menyampaikan akan segera melakukan koordinasi intensif untuk mendalami berbagai agenda dan pekerjaan rumah di Kemenko PMK, terutama terkait pengentasan kemiskinan, pendidikan, dan kesehatan.
Di bidang diplomasi, Arrmanatha Nasir (Menlu) menegaskan bahwa prinsip politik luar negeri bebas aktif akan tetap menjadi pijakan utama Indonesia.
"Politik luar negeri bebas aktif akan tetap menjadi pijakan. Saya akan melanjutkan berbagai kebijakan dan langkah diplomasi yang telah dijalankan sebelumnya untuk menjaga kepentingan nasional di kancah global," tegas Arrmanatha.
Sementara itu, Muhammad Sarmuji (Menperin) memandang amanah yang diterimanya sebagai tugas berat namun strategis. Ia menekankan pentingnya sektor industri menjadi daya ungkit pertumbuhan ekonomi.
"Sektor industri harus menjadi daya ungkit pertumbuhan ekonomi sekaligus memperluas penyerapan tenaga kerja. Ini tugas berat, tapi kita siap kerja keras untuk rakyat," ujar Sarmuji.
Dengan pelantikan ini, Presiden Prabowo berharap Kabinet Merah Putih semakin solid, kompak, dan responsif dalam mewujudkan visi Asta Cita dan Indonesia Emas 2045.
Jurnalis: Kevin