Terima Kunjungan Siswa SMAN 5 Taruna Brawijaya, Dandim Ponorogo Tekankan Pentingnya Karakter

Foto bersama komandan Kodim 0802/Ponorogo Letkol Arh Farauk Saputra, saat menerima kunjungan dari siswa SMAN 5 tari a brawijaya Jawa Timur 

PONOROGO, SimpulNews.com -- Disiplin, integritas, dan nasionalisme menjadi bekal penting bagi generasi muda dalam menyongsong Indonesia Emas 2045. Nilai-nilai tersebut ditekankan Komandan Kodim (Dandim) 0802/Ponorogo Letkol Arh Farauk Saputra saat menerima kunjungan tiga siswa SMAN 5 Taruna Brawijaya Jawa Timur di Markas Kodim (Makodim) 0802/Ponorogo, Senin (12/10/2026).

Ketiga siswa tersebut diterima langsung oleh Dandim bersama para perwira staf di ruang lobi Makodim. Pertemuan berlangsung santai dan penuh keakraban, sekaligus menjadi kesempatan bagi para siswa untuk mengenal lebih dekat lingkungan TNI Angkatan Darat serta memahami nilai-nilai kepemimpinan dan pengabdian kepada bangsa.
Farauk menyambut baik kunjungan tersebut. Menurutnya, interaksi antara dunia pendidikan dan institusi TNI menjadi salah satu sarana untuk memperluas wawasan generasi muda, terutama mengenai pentingnya kedisiplinan, tanggung jawab, serta semangat bela negara.

“Kalian adalah generasi muda yang dipersiapkan sejak dini, tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, disiplin, jiwa kepemimpinan, serta semangat nasionalisme,” ujarnya.

Ia menegaskan, keberhasilan generasi muda tidak cukup hanya diukur dari kemampuan akademik. Integritas, sikap tanggung jawab, kepedulian sosial, dan kemampuan bekerja sama juga menjadi faktor penting dalam membentuk pribadi yang berkualitas.
Karena itu, para siswa diharapkan mampu memanfaatkan masa pendidikan untuk terus mengembangkan potensi diri, memperluas wawasan, serta membangun karakter positif yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Farauk juga berpesan agar para siswa tidak hanya berorientasi pada pencapaian pribadi, tetapi turut memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat. Generasi muda diharapkan mampu mengambil peran positif dalam mendukung pembangunan nasional dan berbagai program pemerintah yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat.

Menurutnya, masa depan bangsa berada di tangan generasi yang memiliki pengetahuan, moralitas, dan semangat pengabdian. Oleh sebab itu, pembentukan karakter sejak dini perlu berjalan beriringan dengan peningkatan kemampuan intelektual.

“Harapannya, kelak kalian dapat menjadi pemimpin yang berintegritas, memiliki jiwa nasionalisme yang kuat, serta mampu memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa dan negara,” pesannya.

Sementara itu, Senopati Ali, siswa kelas X-4 SMAN 5 Taruna Brawijaya, mengungkapkan bahwa kunjungan tersebut bukan sekadar ajang silaturahmi, melainkan juga kesempatan untuk menambah wawasan dan pengalaman mengenai dunia TNI.

“Kita melaksanakan tugas yang diberikan sekolah agar menjalin silaturahmi dengan TNI yang prima, agar kita mengetahui juga untuk ke depannya diri TNI itu bagaimana,” katanya.

Ia berharap, pengalaman selama berkunjung ke Makodim Ponorogo dapat menambah pengetahuan serta menjadi motivasi bagi dirinya dan rekan-rekannya untuk terus memperbaiki diri, meningkatkan kedisiplinan, dan mempersiapkan masa depan.

Kunjungan tersebut menjadi salah satu bentuk interaksi positif antara lingkungan pendidikan dan institusi pertahanan. Melalui pertemuan secara langsung, para siswa memperoleh kesempatan untuk memahami bahwa pengabdian kepada bangsa tidak hanya diwujudkan melalui profesi tertentu, tetapi juga melalui sikap disiplin, kejujuran, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap sesama.

Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat tertanam dalam diri generasi muda sejak bangku sekolah, sehingga mereka tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter, berwawasan kebangsaan, dan siap mengambil bagian dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.

(Suprapto)