Buya Hamid Zahid Kembali Pimpin MUI Labuhanbatu, Penguatan Peran Ulama Jadi Harapan

Foto ustadz Badaruddin Barus, S.Ag

RANTAUPRAPAT, SimpulNews.com - Majelis Ulama Indonesia (MUI) memiliki peran penting dalam membimbing umat dan menjaga kehidupan masyarakat agar tetap berada di jalan yang benar. Karena itu, ulama, khususnya pengurus dan anggota MUI, diharapkan tidak berpangku tangan ketika melihat kemungkaran dan ketidakadilan di tengah masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Ustadz Badaruddin Barus, S.Ag., dalam kegiatan pengajian rutin bulanan MUI Kabupaten Labuhanbatu yang digelar pada Senin, 12 Oktober 2026, di kediaman Ustadz Alfan, S.E., Jalan Cemara, Gang Akasia, Padang Matinggi, Rantauprapat.

Dalam penyampaiannya, Ustadz Badaruddin menegaskan bahwa MUI harus mampu menjadi tempat pengaduan umat sekaligus berperan aktif dalam membedakan antara kebenaran dan kebatilan.

“MUI adalah ujung tombak pengaduan umat. MUI harus berani menerobos untuk membedakan mana yang hak dan mana yang batil. Apabila kita melihat kebatilan tetapi tidak berusaha mencegahnya, berarti kita membiarkan sesuatu yang tidak benar terus terjadi,” ujarnya.

Menurutnya, keberadaan ulama di tengah masyarakat bukan hanya untuk menyampaikan ajaran agama, tetapi juga memberikan nasihat, membimbing umat, serta mengingatkan masyarakat agar tetap berpegang pada nilai-nilai agama dan kebenaran.

Ia berharap para pengurus dan anggota MUI dapat menjalankan perannya secara nyata dengan mengedepankan kebijaksanaan, ketegasan, dan keteladanan dalam menghadapi berbagai persoalan umat.

Pengajian MUI Diharapkan Dikembangkan ke Sekolah

Ustadz Badaruddin mengaku bangga dengan pelaksanaan pengajian rutin bulanan MUI Kabupaten Labuhanbatu yang menjadi wadah silaturahmi, berbagi ilmu, dan memperluas wawasan keagamaan di antara para pengurus serta anggota.

“Saya sangat bangga dengan adanya pengajian bulanan MUI ini. Melalui kegiatan ini, kita memiliki tempat untuk berbagi ilmu dan bertukar pengetahuan satu sama lain, sehingga wawasan kita semakin bertambah dan silaturahmi sesama pengurus maupun anggota semakin erat,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia berharap kegiatan pengajian tersebut dapat dikembangkan ke sekolah-sekolah yang ada di Kabupaten Labuhanbatu.
“Saya berharap pengajian ini dapat dikembangkan ke sekolah-sekolah yang ada di Labuhanbatu. Dengan demikian, masyarakat semakin mengetahui bahwa MUI hadir di tengah-tengah masyarakat. Kegiatan ini juga diharapkan dapat memberikan pencerahan dan wawasan keagamaan kepada para siswa maupun guru-guru,” tuturnya.

Menurutnya, pengembangan kegiatan pengajian ke lingkungan sekolah dapat menjadi salah satu upaya memperluas manfaat MUI dalam dunia pendidikan, terutama dalam menanamkan nilai-nilai moral, memperkuat pemahaman keagamaan, serta membentuk karakter generasi muda.

Buya Hamid Zahid: Kepengurusan Periode 2026–2031 Menunggu Persetujuan MUI Sumut

Ketua MUI Kabupaten Labuhanbatu, Buya Drs. H. Hamid Zahid, menyampaikan rasa syukur kepada Allah SWT atas terselenggaranya Musyawarah Daerah (Musda) VIII MUI Kabupaten Labuhanbatu dengan sukses dan lancar.

“Kita bersyukur kepada Allah SWT, Musda VIII MUI Labuhanbatu yang baru kita gelar berjalan dengan sukses dan lancar,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa susunan kepengurusan MUI Kabupaten Labuhanbatu masa khidmat 2026–2031 telah dikirimkan ke MUI Provinsi Sumatera Utara. Saat ini, pihaknya tinggal menunggu persetujuan dari MUI Provinsi Sumatera Utara sebelum melanjutkan tahapan berikutnya.

“Susunan kepengurusan MUI Labuhanbatu periode 2026–2031 telah kita kirim ke Medan. Insyaallah, kita tinggal menunggu persetujuan dari MUI Provinsi Sumatera Utara. Selanjutnya, pengukuhan akan kita laksanakan setelah SK diterima dari MUI Provinsi,” jelas Buya Hamid Zahid.

Ia juga menyampaikan bahwa Rapat Kerja Daerah (Rakerda) MUI Kabupaten Labuhanbatu akan dilaksanakan setelah prosesi pengukuhan kepengurusan selesai.

“Rakerda akan kita laksanakan setelah pengukuhan dilakukan,” tambahnya.

Menurutnya, tahapan administrasi kepengurusan menjadi bagian penting sebelum MUI Kabupaten Labuhanbatu melaksanakan agenda kerja untuk periode lima tahun mendatang.

Terpilih Kembali untuk Periode Kedua, Capaian Sebelumnya Diharapkan Berlanjut

Ustadz Badaruddin Barus turut menyampaikan rasa syukur kepada Allah SWT atas terpilihnya kembali Buya Drs. H. Hamid Zahid sebagai Ketua MUI Kabupaten Labuhanbatu untuk periode kedua, masa khidmat 2026–2031.

Menurutnya, capaian selama periode pertama diharapkan menjadi landasan untuk meningkatkan kinerja organisasi dan memperkuat peran MUI dalam membimbing umat.

“Alhamdulillah, kita bersyukur kepada Allah SWT karena Buya Drs. H. Hamid Zahid kembali terpilih memimpin MUI Kabupaten Labuhanbatu untuk periode kedua. Semoga amanah ini dapat dijalankan dengan baik. Capaian pada periode pertama hendaknya menjadi motivasi untuk meningkatkan prestasi dan membawa MUI semakin maju serta semakin dekat dengan umat dan masyarakat,” ungkap Ustadz Badaruddin.

Ia berharap kepemimpinan pada periode kedua dapat melanjutkan program-program yang telah berjalan dengan baik sekaligus menghadirkan terobosan baru yang menyentuh kebutuhan umat, termasuk memperluas kegiatan pengajian dan pembinaan keagamaan hingga ke lingkungan sekolah.

Menurutnya, kepemimpinan yang baik perlu didukung dengan kebersamaan, kerja nyata, serta komitmen seluruh pengurus dan anggota dalam menjalankan amanah organisasi.

Ustadz Alfan Sampaikan Terima Kasih kepada Peserta Pengajian

Sementara itu, Ustadz Alfan, S.E., selaku tuan rumah atau ahli bait, dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada para pengurus dan anggota MUI yang telah hadir dalam kegiatan pengajian rutin bulanan tersebut.

Ia menyambut baik kehadiran para peserta dan berharap kegiatan pengajian dapat terus berlangsung sebagai sarana mempererat silaturahmi serta meningkatkan kebersamaan di antara keluarga besar MUI Kabupaten Labuhanbatu.

Kegiatan pengajian rutin bulanan ini diharapkan tidak hanya menjadi agenda pertemuan, tetapi juga menjadi ruang untuk bertukar pemikiran, memperdalam ilmu agama, dan memperkuat komitmen dalam memberikan manfaat bagi umat.

Melalui kepemimpinan yang berkelanjutan, pengajian rutin, serta rencana pengembangan pembinaan keagamaan di sekolah-sekolah, MUI Kabupaten Labuhanbatu diharapkan semakin hadir di tengah masyarakat dan mampu menjalankan perannya dalam membimbing umat, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta memberikan pencerahan bagi generasi muda.

(Ros)